Alhamdulillah aku diterima SIMAK UI, terimakasih ya Allah.. :)
Nikmat-Mu memang datang dari arah yang tidak disangka-sangka..
Selasa, 31 Juli 2012
Senin, 30 Juli 2012
Bolehkan menyarah?
Lelah rasanya berjalan tanpa arah, berlari tanpa tujuan, berkata tanpa suara.. entah apa yang masih bisa dilakukan. rasanya semua menjadi gelap, sunyi, pengap, dan entah aplagi rasanya..
Tuhan, ingin rasanya aku tinggalkan semua masalah yang ada.. atau setidaknya satu masalah terberat yang boleh kau pilih untuk di-remove dalam hidupku saat ini juga. rasanya begitu menyiksa, begitu menyesakkan dada sampai sulit bernafas.
Tuhan, kadang aku marah dengan apa yang terjadi, kadang pula aku merasa ini ujian untuk bisa naik ke level lebih tinggi, namun aku lebih sering merasa putus asa atas apa yang ada.. masalah ada tanpa aku bisa berusaha menyelesaikannya karena semua diluar kemampuanku.. aku bahkan tidak tahu hal terbaik apa yang bisa aku lakukan untuk bisa melewatinya atau sekadar berjalan beriringan dengannya.. aku cuma mau bisa hidup dengan baik supaya tdk ada yang dirugikan, tapi rasanya sangat sulit.. :'(
Kamis, 21 Juni 2012
Peran Negara dalam Ekonomi Pasar Sosial
Panduan Praktis Ekonomi Pasar Sosial (Sebastian Sperling) Bag. 2
Resume oleh Rahayuningtyas
Resume oleh Rahayuningtyas
Semua orang berhak dan membutuhkan pekerjaan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Apakah Negara bisa memenuhinya? Negara dapat membantu rakyat untuk mendapatkan pekerjaan. Negara tidak melulu harus menyediakan sebanyak-banyaknya lapangan kerja untuk seluruh rakyat. Negara dapat memfasilitasi rakyatnya untuk memiliki keahlian tertentu sehingga sumber dayanya dapat tersalurkan dan memiliki nilai produktif sesuai kebutuhan pasar. Pemerintah juga dapat membantu rakyat mendapatkan pekerjaan dengan membentuk suatu badan pemerintah dengan catatan Negara harus menjamin peluang pekerjaan harus selalu ada. Hal tersebut berarti: Pastikan bahwa ekonomi berjalan dengan baik.
Bagaimana Negara dapat menjamin stabilitas ekonomi? Seorang ahli ekonomi John Maynard Keynes mengusulkan kebijakan perputaran perdagangan yaitu Negara menabung disaat ekonomi kuat dan mengeluarkan uang disaat krisis. Selain itu Negara juga harus mendukung dan menjaga persaingan yang sehat. Negara juga harus mengintervensi pasar dalam masalah lingkungan atau perlindungan konsumen, salah satunya melindungi konsumen dari ‘informasi asimetris’. Jika hal tersebut dapat dijalankan dengan baik stabilitas ekonomi akan terjaga dan ketersediaan lapangan kerja dapat dijamin oleh Negara.
Bagaimana Negara dapat menjamin stabilitas ekonomi? Seorang ahli ekonomi John Maynard Keynes mengusulkan kebijakan perputaran perdagangan yaitu Negara menabung disaat ekonomi kuat dan mengeluarkan uang disaat krisis. Selain itu Negara juga harus mendukung dan menjaga persaingan yang sehat. Negara juga harus mengintervensi pasar dalam masalah lingkungan atau perlindungan konsumen, salah satunya melindungi konsumen dari ‘informasi asimetris’. Jika hal tersebut dapat dijalankan dengan baik stabilitas ekonomi akan terjaga dan ketersediaan lapangan kerja dapat dijamin oleh Negara.
Lalu, bagaimana cara Negara melindungi rakyat yang sudah menjadi pekerja? Banyak Negara memberlakukan peraturan terhadap pasar tenaga kerja seperti bagaimana mempekerjakan dan memecat (perlindungan pemutusan hubungan kerja) dan dalam hal kondisi kerja. Mereka memiliki peraturan yang menjamin waktu kerja maksimal, standar keselamatanm cuti hamil, kesetaraan gender, dan lain-lain. Namun demikian, Negara sebenarnya tidak perlu memutuskan semua urusan yang berhubungan dengan perburuhan sendirian. Contohnya di Jerman, Negara yang menyusun landasan hukum yang harus dipatuhi oelh para pekerja dan majikan dalam bentuk kesepakatan kerja. Dalam tingkat industry serikat pekerja yang mewakili seluruh pekerja dalam suatu bidang industry (persatuan perserikatan) dan asosiasi industry memutuskan hal-hal seperti waktu kerja, hari libur, dan upah kolektif yang mengikat seluruh perusahaan yang bergerak di bidang itu.
Lantas, apa itu barang public? Kebanyakan barang dibuat dalamkeadaan
paling baik (paling efisien) dalamlingkup pasar. Namun ada juga beberapa barang
dan jasa penting yang tidak mau diproduksi oleh pasar karena dianggap tidak
memberikan keuntungan karena hamper tidak mungkin meminta pengguna membayar
atas barang dan jasa tersebut atau mengecualikan pengguna yang tidak membayar. Namun
demikian beberapa barang dan jasa ini sangatlah penting untuk ekonomi nasional,
misalnya jalan, pemungut sampah, dan hak property yang dipaksakan atau keamanan
nasional. Seringkali Negara menjadikan pajak dari rakyat sebagai satu-satunya
cara untuk memastikan ketersediaan barang dan jasa untuk seluruh masyarakat. Ada
beberapa sector yang teramat penting dan mudah-mudahan tidak akan pernah
diprivatisasi oleh Negara manapun, diantaranya kesehatan dan pendidikan. Atau Anda
akan membiarkan adanya supermarket pendidikan dengan potongan harga pelajaran
matematika dan geografi terjadi di Negara Anda? Atau Anda akan sepakat dengan
adanya lelang atau lotre untuk terapi kanker? Jika itu yang terjadi mungkin
Anda akan berurusan dengan PBB karena pendidikan dan kesehatan merupakan hak
asasi manusia yang paling mendasar. Negara menyediakan perlindungan social terhadap
risiko yang membahayakan atau melanggar hak dasar warga Negara san member dampak
buruk pada kemungkinan hidup mereka. Negara menyediakan suatu jarring pengaman social
dan menjamin warga Negara dari risiko. Ketersediaan ini memang membutuhkan
biaya yang bisa diambil pemerintah dari pajak. Negara mengumpulkan pajak dan
kontribusi asuransi social. Semakin kaya Anda, semakin banyak Anda harus
membayar pajak dan kontribusi social.
Apakah Anda masih ingin menjadi presiden? Atau Anda menjadi berpikir
ulang karena tugas-tugas yang harus dilakukan? Sebaiknya jangan berpikir segala
hal harus dikelola dan diberikan oleh Anda. Suatu ekonomi pasar social, dalam
cakupan luasnya, dijalankan oleh pelaku pasar (majikan, pekerja, dan konsumen)
dan pelaku masyarakat sipil (serikat pekerja, asosiasi bisnis, kelompok
perlindungan konsumen dan lain sebagainya). Dalam kenyataannya setiap warga Negara
memiliki kewajiban: suatu Negara kesejahteraan social hanya dapat berfungsi
apabila warga negaranya mengambil tanggung jawab terhadap kehidupan mereka masing-masing
dan meminta bantuan kepada masyarakat hanya jika usaha individu untuk
mendapatkan penghidupan tidak berhasil. Negara harus menentukan kerangka dan
mempertahankan keseluruhan kerangka tersebut. Namun sebagai aturan dasar,
ingatlah apa yang diutarakan Karl Schiller: Sebanyak-banyak system pasar
bilamana memungkinkan, sebanyak-banyak peran Negara bilamana dibutuhkan”.
Ide Dasar Ekonomi Pasar Sosial
Panduan Praktis Ekonomi Pasar Sosial (Sebastian Sperling) Bag. 1
Resume oleh Rahayuningtyas
Ekonomi nasional merupakan hal yang sangat rumit karena menentukan apa
yang harus diproduksi dan berapa banyak serta apa saja yang menjadi kebutuhan
masyarakat dan berapa jumlahnya. Mengingat rumitnya hal tersebut dan banyaknya
yang terlibat di dalamnya, keputusan-keputusan terkait ekonomi social sering
diambil alih oleh Negara. Namun apakah cara tersebut adalah yang terbaik? Di awal
tahun 1990 Uni Soviet telah menjadi bukti bahwa penyerahan keputusan ekonomi
nasional kepada Negara bukan hal terbaik untuk dilakukan. Saat ini masih ada Negara
yang mempercayakan hal tersebut pada Negara yaitu Korea Utara dan Kuba. Apakah mereka
akan bertahan?
Ekonomi pasar merupakan hal paling efisien menjamin alokasi sumber daya
karena pasar lah tempat bertemu pembeli dan penjual, bertemunya penawaran dan
permintaan kebutuhan, dan di sanalah dibentuk harga. Suatu ekonomi pasar
didasari atas prinsip kompetisi dan pilihan bebas. Pelaku dalam sebuah ekonomi
pasar ingin menghasilkan uang untuk mendapat keuntungan. Mereka berkompetisi
satu sama lain dan berusaha menjadi lebih baik dari yang lain. Apakah pasar
berfungsi sendiri? Tentu saja tidak, pasar tetap membutukan Negara untuk
menetapkan kerangka kerjanya. Negara harus menyediakan infrastruktur dasar
seperti jalan dan keamanan social, Negara juga harus menjamin bahwa rakyat
menikmati pendidikan dasar. Rakyat juga harus memiliki kebebasan untuk
bertindak. Selain itu Negara juga harus menjamin adanya kompetisi yang memadai.
Lebih jauh lagi Negara harus memperhatikan rakyat yang tidak dapat
berpartisipasi dalam proses pasar seperti: mereka sakit, tidak mendapat
pekerjaan, atau terlalu tua. Untuk kelompok ini, Negara harus menawarkan system
jaringan pengaman social dalam bentuk asuransi atau system kompensasi.
Sampai titik ini pendukung pasar ekonomi liberal setuju namun mereka
percaya bahwa hanya inilah yang harus dilakukan Negara. Sebaliknya, pendukung
ekonomi pasar social secara keras tidak setuju karena menurut mereka Negara seharusnya
memainkan peran yang lebih besar dan bahwa Negara harus membatasi kebebasan
individu sampai batas tertentu. Hal ini terjadi karena dasar ekonomi pasar social
adalah ide kesetaraan dan kebebasan untuk semua. Hak milik menyandang suatu
kewajiban. Hak milik harus digunakan untuk melayani kebaikan masyarakat umum.
Menurut ekonomi pasar social Negara harus menjamin lima bagian dari hak
asasi manusia: hak-hak sipil, politik,
ekonomi, social, dan budaya. Sedangkan ekonomi pasar bebas (liberal) hanya
membutuhkan jaminan hak asasi sipil dan politik saja. Perbedaan itu terjadi
karena pasar ekonoi social menginginkan keadilan social. Keadilan social adalah
kondisi mengenai kesempatan hidup yang setara. Negara memiliki peran utama
dalam menjamin keadilan social namun ini bukanlah hal yang mudah karena setiap
orang memiliki konsep keadilan social yang berbeda. Untuk menyeimbangkan kepentingan berbeda ini
memerlukan proses politis yang teliti, menyeluruh dan inklusif. Ini merupakan
lingkaran hak asasi manusia yang saling bergantung. Hak-hak sipil politik akan
bisa dicapai jika hak-hak ekonomi, social dan buaday dapat terpenuhi. Untuk memenuhinya
dibutuhkan persetujuan (kesamaan pendapat) akan “keadilan social” dan disinilah
dibutuhkan proses politis yang inklusif yang baru bisa dilakukan jika hak sipil
politik terpenuhi.
Ekonomi pasar social adalah pencarian keseimbangan yang tepat antara
produktivitas dan tujuan social. System tersebut berdasarkan pada nilai-nilai
demokratis, solidaritas, kemitraan social dan keyakinan bahwa seluruh rakyat
tidak hanya tertarik pada diri mereka sendiri tetapi juga peduli akan kebaikan
masyarakat umum dan perdamaian social. Sebanyak-banyaknya system pasar bilamana
memungkinkan, sebanyak-banyaknya peran Negara, bilamana dibutuhkan (Karl
Schiller, Menteri Ekonomi Jerman 1966 – 1972).
Beberapa perbedaan mendasar antara ekonomi pasar social dan ekonomi
pasar liberal adalah sebagai berikut:
Ekonomi pasar sosial
|
Ekonomi pasar liberal
|
Keutamaan
politik: ekonomi pasar yang terkoordinasi
|
Keutamaan
pasar: ekonomi pasar yang tidak terkoordinasi
|
Kebebasar
universal: kesetaraan kebebasan untuk semua
|
Kebebasan
negatif: kebebasan maksimum untuk individu
|
Keseimbangan
antara produktivitas dan tujuan sosial
|
Focus hanya
pada produktivitas
|
Negara sejahtera
(welfare state) yang kuat
|
Keamanan
social sekadarnya
|
Melindungi
kelima hak asasi manusia (sipil, politik, ekonomi, social, budaya)
|
Focus hanya
pada hak-hak sipil dan politik
|
Rabu, 20 Juni 2012
Ga suka pembohong Ga suka pengecut
Paling ga suka sama pembohong. iya pembohong biar gimana pun tipenya. mau yang jelas-jelas bohong atau orang yang udah janji tapi lupa, entah lupa beneran atau bohong. atau kebanyakan execuse karena sebenernya ga mau tapi nyari alasan aja buat ga jadi. itu namanya PENGECUT. Dan benci banget sama pengecut. ga berani bertanggungjawab, ga berani bilang enggak.. Payah!!!
Selasa, 19 Juni 2012
Green tea ice blended
akhirnya nyobain juga minuman yang katanya bisa menenangkan jiwa, hehe.. dengan IDR 35.000 bisa dapat 1 gelas besar ice blenden green tea dengan wipe cream dan satu donat manis, nyummi..
Pesona Wanita Merindu Surga
Dua hari ini lagi baca buku itu, subhanallah.. isinya mencerminkan kemuliaan akhlak mulia wanita-wanita agung di bumi ini. menjadi bahan untuk mengingat diri yang tidak ada seujung kuku kebaikan dari apa yang mereka perbuat. semoga Allah memberi rahmat dan hidayah selalu untuk mereka semua, amiin..
Ketika membaca terbesit azzam yang kuat untuk bisa meniru beberapa sifat yang mereka miliki dengan harapan keberkahan Allah bisa mengiringi setiap langkah kaki Tyas, amiin. walau terasa kecil tapi berusaha untuk mengikuti jejak langkan mereka tidak pernah ada salahnya.
Niatnya, pengen banyak berinfak dan shodaqoh seperti mereka, memberikan harta terbaik yang tyas punya untuk saudara-saudara yang membutuhkan, amiin..
Pengen juga bisa rutin menjalankan ibadah wajib, ibadah sunnah, tilawah dengan sebaik-baik ibadah dengan niat yang baik pula untuk bertaubat dan mendapat ridho Allah..
Tyas pengen selalu bisa berzikir kapan saja mengingat Allah, agar Allah menemani setiap langkah Tyas kemana pun Tyas pergi dan Allah bantu mudahkan setiap urusan Tyas, amiin..
Kalau diberi kesempatan pengen ber-haji dan umrah ke tanah suci, amiin..
Tyas juga pengen bisa menggenapkan setengah dien, mimpi itu tetap selalu ada tapi Tyas pasrahkan kepada sebaik-baik pembuat rencana, Allah SWT..
Semoga Allah mudahkan langkah, niat, dan ibadah Tyas untuk selalu bisa memberi yg terbaik untuk-Nya, amiin Ya Rabbal'alamiin
Langganan:
Postingan (Atom)
