Minggu, 11 November 2012

Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat


Dari empat tema promosi kesehatan yang diangkat secara signifikan hasil post test terbukti lebih baik dibandingkan hasil pre test. Hasilnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.


Grafik 1. Peningkatan Pre dan Post Test Grafik 2.  Pengetahuan Kesehatan Masyarakat

Berdasarkan grafik 1 diketahui dari empat materi promosi kesehatan yang diberikan, diketahui bahwa nilai rata-rata post-test mengalami kenaikan dibandingkan nilai rata-rata pre-test. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan kesehatan masyarakat jika dinilai secara langsung meningkat setelah diberikan promosi kesehatan. Grafik 2 menunjukan bahwa pada setiap kegiatan promosi kesehatan terjadi peningkatan nilai. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan kesehatan masyarakat juga bertambah. Peningkatan terbesar terjadi pada materi Gizi Seimbang dimana peningkatan nilai rata-rata sebesar 66,6%. Peningkatan tertinggi kedua ada pada materi Imunisasi dimana pengetahuan meningkat sebesar 45,59%. Pada materi PHBS dan PBL terjadi pula peningkatan, walaupun hanya sebesar 9,92% dan 10,08% namun tetap saja menunjukan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan masyarakat.
Dari 36 rumah tangga yang dijadikan responden dalam pengabdian masyarakat ini terjadi beberapa peningkatan perilaku hidup sehat. Peningkatan perilaku secara umum digambarkan pada table di bawah ini:

Perilaku
Sebelum intervensi
Setelah Intervensi
n
%
n
%
Merokok
22
64
18
50
Merokok di dalam rumah
23
65
17
47
Kebiasaan makan sayur dan buah
13
36
19
52
Mencuci tangan dengan sabun
24
69
32
88
Berolah raga rutin
18
50
25
70




Kondisi Kesehatan Masyarakat Kukusan Beji, Depok


Latar Belakang
Sebagai salah satu kelurahan yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara Indonesia, Kelurahan Kukusan Beji, Depok merasakan dampak meningkatnya kepadatan penduduk. Sayangnya, angka kepadatan penduduk yang tinggi tidak diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang baik untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Kondisi kesehatan masyarakat di RT. 04  dapat dikategorikan cukup baik. Dengan penyakit yang mendominasi Influenza dan DBD di musim-musim tertentu. Untuk kondisi kesehatan anak, status gizi anak di RT. 04 didominasi oleh status gizi baik dengan rincian gizi baik sekitar 139 anak (86%) dan gizi kurang hanya 2 anak (14%). Kasus gizi buruk tidak ditemukan di wilayah ini.  Kondisi lingkungan di wilayah RT.04 terbilang cukup baik. Kondisi rumah memenuhi syarat rumah sehat dengan sanitasi yang baik.

Di wilayah ini sudah memiliki organisasi penggerak masyarakat yaitu Rombong Belajar Kukusan (RBK) yang memiliki focus pemberdayaan masyarakat untuk mencapai derajat kehidupan yang lebih baik. Sayangnya RBK belum memiliki sumber daya untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat.[3]Untuk membantu mengatasi masalah kesehatan masyarakt, diberikan pendidikan kesehatan melalui kegiatan promosi kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan merubah perilaku kesehatan masyarakat.


Kondisi Lingkungan di Kukusan Beji, Depok


Metode
Studi ini merupakan riset operasional. Subyek penelitian adalah ibu rumah tangga yang tinggal di RW 2 Kelurahan Kukusan Kecamatan Beji Kota Depok. Studi dilakukan selama bulan Juni – September 2012.

Kegiatan
Setelah hampir 1 tahun periode kegiatan pendidikan kesehatan, kami telah dilakukan beberapa kegiatan, yaitu :
1.      Promosi kesehatan
Kegiatan promosi kesehatan dilakukan secara rutin minimal satu kali setiap bulan sejak Mei hingga September 2012. Tema yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang diketahui melalui survey. Sebagian besar masyarakat mengeluhkan masalah kesehatan khususnya penyakit menular, penyakit degenerative, gizi, imunisasi dan masalah kesehatan anak. Kami menjawab kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat menjadi lebih baik.

Kegiatan Promosi Kesehatan dan Diskusi dengan Warga Kukusan Beji, Depok

2.      Peningkatan Minat Baca Buku Kesehatan
Beragam koleksi buku perpustakaan sangatlah penting, terlebih untuk buku-buku yang dibutuhkan oleh pembaca di perpustakaan tersebut. Sama halnya dengan RBK, perpustakaan ini sudah memiliki cukup banyak koleksi buku namun masih belum cukup beragam. Koleksi buku-buku tentang kesehatan masyarakat dan Islam yang menjadi kebutuhan masyarakat belum cukup banyak tersedia. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat koleksi buku-buku pun ditambahkan. Mengingat kebanyakan pengunjung adalah ibu dan anak maka penambahan koleksi buku pun disesuaikan dengan kebutuhan.



3.      Sarasehan Warga/Urun Rembug
Kegiatan sarasehan warga/urun rembug dilakukan pada Bulan September 2012 dalam bentuk diskusi kelompok (Focus Group Discussion (FGD)). Kegiatan ini dilakukan setelah semua materi promosi kesehatan disampaikan kepada masyarakat. Tujuan dilakukannya sararehan ini adalah untuk mengetahui pandangan masyarakat tentang kondisi lingkungan mereka dipandang dari sudut kesehatan. Dalam sarasehan ini juga membahas solusi terbaik untuk masalah kesehatan yang ada dalam jangka panjang. Harapannya dengan adanya kesadaran di masyarakat tentang kondisi kesehatan yang ada akan menumbuhkan semangat bersama untuk menemukan solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada.

4.      Evaluasi Kegiatan
Evaluasi kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan membuat instrument yang diharapkan menjadi gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan masyarakat di wilayah Kukusan Beji Depok. Instrument ini (terlampir) dibuat dengan berpedoman pada 10 indikator Pola Hidup Bersih dan Sehat. Instrumen ini digunakan untuk mengetahui Baseline data yang dilakukan di awal masa pengabdian masyarakat dengan tujuan mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sebelum dilakukan promosi kesehatan. Sebaliknya, endline data dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat setelah promosi kesehatan. Kegiatan ini dilakukan di akhir priode promosi kesehatan yang dilakukan pada kegiatan sarasehan warga untuk membahas kondisi kesehatan masyarakat yang ada.

Rabu, 07 November 2012

Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL)


Sabtu, 12 Mei 2012
dr. Laili KHoiriyah, dokter dan peneliti RSCM

Kegiatan promosi kesehatan kedua dilakukan pada tanggal 12 Mei 2012 pkl. 13.00 WIB dan kembali dihadiri oleh 21 peserta. Tema kedua yang dipilih adalah penyakit berbasis lingkungan. Tema ini dipilih mengingat kebanyakan angka kesakitan masyarakat adalah penyakit berbasis lingkungan. Pembicara yang menyampaikan materi adalah dr. Laili Khoiriyah, beliau adalah dokter peneliti RSCM yang juga aktif memberikan penyuluhan kesehatan.
Warga antusias mengikuti kegiatan diskusi

Materi yang disampaikan dr. Laili dikhususkan pada pembahasan 3 penyakit yaitu diare, demam berdarah (sekaligus malaria) dan kecacingan. Penyampaian materi dilakukan dengan lengkap mulai dari penyebab penyakit, gejala dan tanda-tanda penyakit, pengobatan penyakit, dan pencegahan penyakit.
Masyarakat aktif bertanya karena kebetulan penyakit ini sering mewabah di musim-musim tertentu. Beberapa warga juga menanyakan penyakit degenerative seperti asam urat dan diabetes yang dijawab dengan baik oleh dr. Laili Khoiriyah. Seorang ibu hamil juga menanyakan tentang menjaga kesehatan selama kehamilan, pertanyaan ini juga dapat dijawab dengan baik oleh pembicara. Ketertarikan masyarakat dalam tema diskusi ini menyebabkan kegiatan berjalan melebihi waktu. Namun karena semua memiliki waktu luang kegiatan dilanjutkan sampai semua pertanyaan warga selesai dijawab. 



Promosi Kesehatan PHBS

Sabtu, 05 Mei 2012
Kegiatan promosi kesehatan dilakukan secara rutin minimal satu kali setiap bulan. Tema yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang diketahui melalui survey. Sebagian besar masyarakat mengeluhkan masalah kesehatan khususnya penyakit menular, penyakit degenerative, gizi, Keluarga Berencana, dan masalah kesehatan anak. Kami menjawab kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat menjadi lebih baik.

Rahayuningtyas, pemateri promosi kesehatan PHBS

Poster/Banner Kegiatan Promkes untuk Menarik Perhatian Warga

Bagan/Lambang 10 PHBS
Persiapan promosi kesehatan dimulai dengan mencari referensi materi sesuai dengan tema yang akan disampaikan. Di saat yang bersamaan kami mencari tenaga kesehatan yang menguasai materi promosi kesehatan untuk menyampaikan teori, konsep, dan praktek di masyarakat tentang penerapan tema kesehatan yang dipilih. Selanjutnya dilakukan persiapan akhir yaitu pembuatan poster presentasi dan power point sesuai materi yang sudah didapatkan. Tidak lupa dibuat pre dan post test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan kesehatan masyarakat setelah promosi kesehatan dilakukan.

warga amtusias mendengarkan penjelasan
Kendala selama melaksanakan promosi kesehatan hamper tidak ada karena kerjasama yang baik sudah terbangun antara tim pengabdi masyarakat UI dengan masyarakat setempat. Satu jam sebelum acara dimulai biasanya dilakukan persiapan secara bersama-sama seperti membersihkan tempat memasang LCD hingga distribusi soal pre dan post test. Warga sangat antusias mengikuti acara ini bahkan sampai ikut membersihkan lokasi setelah promosi kesehatan selesai. Sedikit kekurangan yang ada terkait lokasi promosi kesehatan yang berada di pinggir jalan Kukusan. Lokasi ini memang memudahkan masyarakat untuk datang karena strategis dan mudah dilihat namun sayangnya banyak kendaraan roda dua yang lalu lalang di depan lokasi promosi kesehatan yang suaranya mengganggu proses promosi kesehatan.
Hingga saat ini sudah dilakukan tiga kali promosi kesehatan dengan tema berbeda. Berikut penjelasan untuk masing-masing tema promosi kesehatan.


Suasana diskusi yang santai membuat warga tidak sungkan untuk berbagi pengalaman dan bertanya


Promkes PHBS

Sabtu, 05 Mei 2012
Kegiatan promosi kesehatan dilakukan secara rutin minimal satu kali setiap bulan. Tema yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang diketahui melalui survey. Sebagian besar masyarakat mengeluhkan masalah kesehatan khususnya penyakit menular, penyakit degenerative, gizi, Keluarga Berencana, dan masalah kesehatan anak. Kami menjawab kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat menjadi lebih baik.

Rahayuningtyas, pemateri promosi kesehatan PHBS

Poster/Banner Kegiatan Promkes untuk Menarik Perhatian Warga

Bagan/Lambang 10 PHBS
Persiapan promosi kesehatan dimulai dengan mencari referensi materi sesuai dengan tema yang akan disampaikan. Di saat yang bersamaan kami mencari tenaga kesehatan yang menguasai materi promosi kesehatan untuk menyampaikan teori, konsep, dan praktek di masyarakat tentang penerapan tema kesehatan yang dipilih. Selanjutnya dilakukan persiapan akhir yaitu pembuatan poster presentasi dan power point sesuai materi yang sudah didapatkan. Tidak lupa dibuat pre dan post test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan kesehatan masyarakat setelah promosi kesehatan dilakukan.

warga amtusias mendengarkan penjelasan
Kendala selama melaksanakan promosi kesehatan hamper tidak ada karena kerjasama yang baik sudah terbangun antara tim pengabdi masyarakat UI dengan masyarakat setempat. Satu jam sebelum acara dimulai biasanya dilakukan persiapan secara bersama-sama seperti membersihkan tempat memasang LCD hingga distribusi soal pre dan post test. Warga sangat antusias mengikuti acara ini bahkan sampai ikut membersihkan lokasi setelah promosi kesehatan selesai. Sedikit kekurangan yang ada terkait lokasi promosi kesehatan yang berada di pinggir jalan Kukusan. Lokasi ini memang memudahkan masyarakat untuk datang karena strategis dan mudah dilihat namun sayangnya banyak kendaraan roda dua yang lalu lalang di depan lokasi promosi kesehatan yang suaranya mengganggu proses promosi kesehatan.
Hingga saat ini sudah dilakukan tiga kali promosi kesehatan dengan tema berbeda. Berikut penjelasan untuk masing-masing tema promosi kesehatan.


Suasana diskusi yang santai membuat warga tidak sungkan untuk berbagi pengalaman dan bertanya



Sabtu, 20 Oktober 2012

44th APACPH 2012

Oktober 2012 lalu dapet kesempatan buat hadir dan presentasi poster hasil penelitian di acara APACPH, Asia Pacific Academic Consortium on Public Health yang ke-44 di Colombo, Sri Lanka.

Stay di sana 6 hari 5 malam kalo ga salah..

Sabtu, 12 oktober 2012
Berangkat dari bandara soetta jam 2 siang pesawatnya, sampe sana sekitar jam 5-an, perjalanan sih sebenrnya 4 jam'an tapi karena sri lanka lebih lambat dr jakarta jadi masih sore sampe sana. Naik Mihin Lanka, maskapai sana dan ternyata ketemu Pak Dian dan Pak Ede, dosen FKM waah ga nyangka..

sampe bandara langsung ketemu travel yang emang jemput dan antar ke hotel, langsung check in di hotel setelah bicara campur bahasa tubuh ama resepsionisnya yang agak belibet sama bahasa inggris, akhirnya tidur dgn sukses sampe besok paginya, hehe..

Minggu, 13 oktober 2013
Agenda hari ini tuh jalan-jalan, aneh kanjalan-jalan nya di awal dari pada acara puncaknya hehe,, terima kasih pada jadwal pesawat yang ga setiap hari ada :p
jalan-jalan sama ayu, temen kantor yang pergi ke APACPH juga,, dan alhamdulillah banget di sini ada sepupunya bos yang kerja di UN Sri Lanka,, namanya Mba Tia,, thanks so much mba tia,, ga tau jadi apa kami di sana tanpa mba hehe.. seru banget diajak jalan-jalan ke tempat belanja aja sih karena emang di sini ga ada aoa-apaan selain pantai yang juga biasa aja banget hehe,, kita jalan ke mall nya sri lanka yang biasa aja banget tanpa ac hehe,, terus ke barefoot ini lucu banget nama tokonya dan tempatnya sejenis joger gt tapi lebih gede dan ada cafenya jadi seru aja.. abis itu kita diajak ke ODEL nah ini seru nih kaya mall modern nya bagus dan banyak barang perintilan buat oleh-oleh. :)

Senin, 14 oktober 2012
Acara pembukaannya APACPH wah ternyata banyak juga orang indonesianya yang mayoritas anak-anak fkm, dosen fkm, dan senior di fkm, hehe capedeh..  hari pertama ini langsung dapet space buat presentasi poster,, hehe.. menggugurkan kewajiban lah setidaknya :p


Selasa, 15 oktober 2012
Hari kedua dateng conference nya setengah hari aja karena ada agenda dtg ke organisasi perempuan di colombo, namanya.. lupa hehe.. seru sih mereka masih lumayan muda-muda, middle lah untuk ukuran aktivis. hehe

Rabu, 16 oktober 2012
Sama kaya hari kedua,, hari ini juga ada agenda dtg ke organisasi samanya CENWOR ini isinya aktivis senior yang keren banget karena mereka udah senior dan beberapa jadi dosen, keliatan pinter dan banyak banget pengalamannya. seru..
karena hari terakhir disempetin jalan-jalan keliling colombo sebentar, mampir ke pantai, nyobaik KFC daniseng balik ke ODEL lagi beli oleh-oleh tambahan, hehe dasaaarr
Kamis, 17 oktober 2012
Time to go home, pesawatnya pagi banget jam 5, dr hotel udah kabur jam 3 dan bangunnya jam 2.. biar sampe jakarta siang maksudnya,, aaaah akhirnya kembali ke tanah air dan terlepas dari kari, hehe.. ga betah nya di sri lanka satu sih, makanannya ga cocok sama lidah but over all yaaa 80 lah hehe,, 


Selasa, 02 Oktober 2012

Syukur atas Rasa Rindu ini,, aku menyebutnya cinta

Minggu ini adalah minggu sangat istimewa buat aku, kenapa? karena minggu ini harapan aku datang lagi, aku punya alasan lebih banyak untuk menunggu datangnya hari esok..

Allah, maha baik Engkau.. tak pernah putus nikmat dari-Mu untukku, mafkan aku yg masih sering lupa bersyukur ya Allah.. sungguh malu aku pada-MU..

Allah, aku punya mimpi, boleh kan? Tugasku ikhtiar untuk meraih mimpiku, ya kan? aku juga boleh berdoa kepada-Mu untuk mempercepat mimpi itu terwujud bukan? Maka dari itu, aku minta, aku mohon, aku bersujud pada-Mu ya Rabb,, bantu aku mewujudkan mimpiku itu.. Engkau maha tahu,, Engkau pasti tahu apa mimpiku itu..

Allah, aku janji kalau itu aku dapat, aku akan berusaha menjaganya sampai aku mati, ga akan pernah aku campakan walau dengan alasan aku harus mati karena itu.. Allah,, mungkin doaku terlihat berlebihan, namun aku yakin Engkau yg Maha Tahu,, Engkau yang Maha pengasih ya Rabbal'alamin.. Aku yakin Engkau akan kabulkan doaku ini, amiin..